Telah Terlaksana Dosen Tamu (Guest Lecture) Prodi S1 Pendidikan Agama Islam UIN Sumatera Utara MedanTema: “Pengembangan Keterampilan Abad 21 Bagi Mahasiswa PAI di Era Digital” Bersama Dr. M. Yemmardotillah, M.A

Medan, 23 Desember 2024 — Prodi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sumatera Utara Medan sukses menggelar Dosen Tamu (Guest Lecture) yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, Dr. M. Yemmardotillah, M.A, seorang akademisi dan praktisi pendidikan yang memiliki wawasan luas dalam pengembangan keterampilan abad 21 di era digital.

Dengan mengusung tema “Pengembangan Keterampilan Abad 21 Bagi Mahasiswa PAI di Era Digital,” kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan yang terus berubah di tengah kemajuan teknologi.

Sambutan Ketua Prodi PAI UIN Sumatera Utara Medan

Acara ini diawali dengan sambutan dari Dr. Mahariah, M.Ag, Ketua Prodi S1 Pendidikan Agama Islam UIN Sumatera Utara Medan. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Prodi PAI untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi pendidik yang mampu menghadapi tantangan dunia pendidikan di era digital.

“Keterampilan abad 21 bukan lagi pilihan, tetapi sebuah kebutuhan yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa, khususnya calon guru Pendidikan Agama Islam. Kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi efektif, dan kolaborasi adalah keterampilan yang akan membuat mereka mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Pemaparan Materi yang Menginspirasi

Dalam pemaparannya, Dr. M. Yemmardotillah, M.A menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Mahasiswa PAI dituntut untuk memiliki keterampilan yang tidak hanya berbasis pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga kemampuan teknologi dan keterampilan sosial yang relevan dengan kebutuhan abad 21.

Beberapa poin penting yang disampaikan oleh narasumber antara lain:

1. Kompetensi Abad 21 dalam Pendidikan PAI

Dr. Yemmardotillah menjelaskan bahwa terdapat empat pilar utama keterampilan abad 21 yang dikenal dengan istilah 4C, yaitu:

  • Critical Thinking (Berpikir Kritis): Mahasiswa PAI harus mampu menganalisis berbagai informasi yang tersebar di dunia digital dan memberikan solusi yang berbasis nilai-nilai Islam.
  • Creativity (Kreativitas): Inovasi dalam penyampaian materi pembelajaran agama menjadi kunci keberhasilan di era digital. Mahasiswa didorong untuk menciptakan metode pembelajaran yang kreatif dan menarik.
  • Communication (Komunikasi): Keterampilan komunikasi yang efektif sangat penting, baik dalam format daring maupun luring.
  • Collaboration (Kolaborasi): Mahasiswa perlu terbiasa bekerja dalam tim, termasuk dalam lingkungan virtual, untuk mencapai tujuan bersama.

2. Literasi Digital dalam Pendidikan Islam

Narasumber menekankan pentingnya literasi digital bagi mahasiswa PAI. Mereka harus mampu mencari, menganalisis, dan menyajikan informasi dengan bijak serta menghindari penyebaran informasi yang tidak valid.

“Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana mahasiswa PAI mampu menyampaikan pesan-pesan agama Islam yang positif dan konstruktif di dunia maya,” tegas Dr. Yemmardotillah.

3. Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran PAI

Dr. Yemmardotillah memberikan contoh konkret bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran PAI, seperti:

  • Gamifikasi: Menggunakan elemen permainan dalam pembelajaran untuk meningkatkan motivasi siswa.
  • Aplikasi Pembelajaran Daring: Platform seperti Google Classroom dan Moodle dapat mendukung pembelajaran yang lebih interaktif.
  • Media Sosial: Menggunakan media sosial sebagai sarana dakwah kreatif dan edukatif.

Diskusi yang Interaktif dan Inspiratif

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan banyak pertanyaan dari mahasiswa. Salah satu pertanyaan menarik datang dari seorang mahasiswa yang bertanya tentang bagaimana menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dengan nilai-nilai agama dalam proses pembelajaran.

Dr. Yemmardotillah memberikan jawaban yang inspiratif bahwa teknologi adalah alat yang dapat digunakan untuk mendukung nilai-nilai agama jika digunakan dengan bijak. “Kuncinya adalah pada niat dan tujuan penggunaan teknologi. Jika niatnya adalah untuk kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah, maka teknologi akan menjadi sarana yang positif,” ujarnya.

Penutupan yang Memotivasi

Kegiatan ini ditutup dengan pesan motivasi dari Dr. M. Yemmardotillah, M.A yang mengingatkan mahasiswa bahwa perubahan zaman adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, mereka harus siap menjadi generasi pendidik yang adaptif dan inovatif tanpa melupakan nilai-nilai agama.

“Kalian adalah generasi yang memiliki tanggung jawab besar untuk membawa pendidikan Islam ke arah yang lebih maju. Jadilah pendidik yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi dengan bijak dan kreatif,” pesan Dr. Yemmardotillah.

Komitmen Prodi S1 PAI UIN Sumatera Utara Medan

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Prodi S1 PAI UIN Sumatera Utara Medan terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program edukatif yang mendukung pengembangan keterampilan mahasiswa dalam menghadapi tantangan era digital. Kegiatan Guest Lecture ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung visi Prodi untuk mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing di era digital.