Pada era digital saat ini, kemampuan literasi menulis menjadi keterampilan esensial yang harus dimiliki mahasiswa, terutama bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Literasi menulis tidak hanya menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan, tetapi juga menjadi media penting dalam mengembangkan keilmuan Islam dan menyebarkan nilai-nilai dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman.
Sebagai bagian dari upaya mendukung penguatan literasi mahasiswa PAI, telah diselenggarakan Diskusi Ilmiah bertema “Penguatan Literasi Mahasiswa PAI Menulis Karya Ilmiah di Era Digital” pada:
📅 Selasa, 1 November 2022
📍 Medan
literasi menulis menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Sebagai generasi penerus yang diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan perkembangan teknologi, mahasiswa PAI perlu menguasai kemampuan menulis yang relevan dengan tuntutan zaman.
Acara ini menghadirkan dua narasumber inspiratif yang ahli di bidangnya:
- Dr. Rahmat Hidayat, M.A
Membahas tentang “Peran Literasi Digital dalam Pengembangan Keilmuan Islam”. Narasi ini mengupas bagaimana mahasiswa PAI dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengembangan literasi keislaman yang lebih luas dan berdampak. - Dr. Mainiar al Bina, M.A
Membawakan materi “Strategi Kreatif Menulis di Era Digital untuk Mahasiswa PAI”. Dalam sesi ini, beliau memberikan wawasan praktis dan strategi efektif untuk mendorong mahasiswa menghasilkan karya tulis yang kreatif dan relevan di tengah dinamika era digital.
Acara ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan para penggiat literasi yang antusias untuk menggali ilmu dan berbagi pengalaman. Diskusi berlangsung dinamis, diwarnai dengan tanya jawab yang memperkaya wawasan tentang pentingnya literasi menulis sebagai modal utama mahasiswa PAI dalam menghadapi tantangan zaman.
Melalui diskusi ini, diharapkan lahir generasi mahasiswa PAI yang tidak hanya literat secara akademik tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dengan karya-karya yang bernilai dan inspiratif di era digital.
Diskusi ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan literasi mahasiswa PAI adalah langkah strategis menuju pengembangan ilmu yang berdaya guna di masa depan.


